Pembelajaran Bermakna dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Kelompok 9 R003
Belajar bermakna (Meaningful learning) merupakan suatu proses
dikaitkannya informasi baru pada konsep- konsep relevan yang terdapat dalam
struktur kognitif seseorang. Kebermaknaan belajar sebagai hasil dari peristiwa
mengajar ditandai oleh terjadinya hubungan antara aspek-aspek, konsep-konsep,
informasi atau situasi baru dengan komponen-komponen yang relevan didalam
stuktur kognitif siswa.
🔎Menurut Ausubel (Burhanuddin, 1996:116)
faktor utama yang mempengaruhi belajar bermakna adalah struktur kognitif yang
telah ada, stabilitas dan kejelasan pengetahuan dalam sutu bidang studi dan
pada waktu tertentu. Sifat-sifat struktur kognitif menentukan validitas dan
kejelasan arti-arti yang timbul pada waktu informasi baru masuk ke dalam
struktur kognitif itu, demikian pula sifat proses interaksi yang terjadi.
Ausubel menolak pendapat bahwa semua kegiatan belajar dengan menemukan adalah
bermakna, sedangkan kegiatan dengan ceramah adalah kurang bermakna. Belajar ini
perlu bila seseorang memperoleh informasi baru dalam dunia pengetahuan yang
sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang telah ia ketahui.
Menurut Ausubel dan Novak (Burhanuddin,
1996: 115) ada tiga kebaikan belajar bermakna, yaitu:
- Informasi yang dipelajari secara bermakna lebih lama diingat.,
- Informasi baru yang telah dikaitkan dengan konsep-konsep yang relevan, yang dimana Informasi baru yang telah dikaitkan dengan konsep-konsep yang relevan tersebut sebelumnya dapat meningkatkan konsep yang telah dikuasai sebelumnya sehingga memudahkan proses belajar mengajar berikutnya untuk memberi pelajaran yang terkait,
- Informasi yang pernah dilupakan setelah pernah dikuasai sebelumnya masih meninggalkan bekas sehingga memudahkan proses belajar mengajar untuk materi pelajaran yang mirip walaupun telah lupa.
Dengan demikian agar terjadi pembelajaran
bermakna guru harus selalu berusaha
mengetahui dan menggali konsep konsep yang telah dimiliki peserta didik dan
membantu memadukannya secara harmonis konsep konsep tersebut dengan pengetahuan
baru yang akan diajarkan. jadi siswa akan mengalami langsung apa yang
dipelajarinya dengan mengaktifkan lebih banyak indra daripada hanya
mendengarkan.
Syarat
Pembelajaran Bermakna:
- Pembelajaran bermakna hanya akan terjadi apabila siswa memiliki strategi belajar bermakna,
- Tugas-tugas yang diberikan Kepada siswa harus sesuai dengan pengetahuan yang telah dimiliki siswa,
- Tugas-tugas yang diberikan harus sesuai dengan tahap perkembangan intelektual siswa.
Pembelajaran bermakna dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah
dasar adalah pendekatan pembelajaran yang memberikan fokus pada pemahaman makna
dan relevansi materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan
ini menekankan pada pembangunan pemahaman yang mendalam dan penggunaan bahasa
Indonesia dalam konteks yang bermakna bagi siswa.
🎯Jenis-Jenis Pembelajaran Bermakna
Metode Tanya Jawab,
Pada
hakikatnya Metode Tanya Jawab berusaha menanyakan kepada siswa tentang
pemahamannya terhadap hal-hal yang sudah diajarkan serta siswa mampu
menyampaikan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang belum dikuasainya kepada
guru.
Metode demonstrasi,
Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian,
aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun
melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau
materi yang sedang disajikan.
Metode Diskusi,
Metode
diskusi menurut Suryosubroto (2009:167) adalah suatu cara penyajian bahan
pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada para siswa (kelompok-kelompok
siswa) untuk mengadakan perbincangan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat
kesimpulan atau penyusunan berbagai alternatif pemecahan atas sesuatu masalah.
Metode Discovery Learning,
Menurut
Djamarah (2008: 22) Discovery Learning adalah belajar mencari dan menemukan
sendiri. Dalam sistem belajar mengajar ini guru menyajikan bahan pelajaran yang
tidak berbentuk final, tetapi anak didik diberi peluang untuk mencari dan
menemukan sendiri dengan menggunakan teknik pendekatan pemecahan masalah.
Metode karyawisata,
Metode karyawisata ialah cara mengajar yang
dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau objek tertentu di luar
sekolah untuk mempelajari/menyelidiki sesuatu. Metode karyawisata dilakukan
oleh guru apabila metode ini akan memberikan pengertian yang lebih jelas dengan
alat peraga langsung akan membangkitkan penghargaan dan cinta terhadap
lingkungan dan tanah air akan mendorong siswa menghargai lingkungan dengan baik
📚Pendekatan Metode Belajar Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning):
Ada banyak pendekatan atau strategi
pembelajaran yang dapat digunakan guru/pendidik untuk menciptakan iklim
pembelajaran di kelas yang memungkinkan terjadinya pembelajaran bermakna,
sebagai berikut:
- Terima peserta didik apa adanya.
- Kenali dan bina peserta didik melalui penemuannya terhadap diri sendiri.
- Usahakan sumber belajar yang mungkin dapat diperoleh peserta didik untuk dapat memilih dan menggunakannya.
- Gunakan pendekatan iquiry-discovery.
- Tekankan pentingnya pendekatan diri sendiri dan biarkan peserta didik mengambil tanggung jawab sendiri untuk memenuhi tujuan belajarnya.
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
🤩🤩
BalasHapus